Mewujudkan Generasi Muda Yang Berkarakter Kristiani Melalui Bimbingan Belajar, Pelayanan Anak Sekolah Minggu dan Pembinaan Pemuda Gereja di Desa Pardomuan I
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Kegiatan Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir dengan tujuan mewujudkan generasi muda yang berkarakter Kristiani melalui program bimbingan belajar, pelayanan Anak Sekolah Minggu, dan pembinaan pemuda gereja. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan program, serta pendampingan dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah desa, pengurus gereja, orang tua, pemuda, dan masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar mampu meningkatkan motivasi belajar, kedisiplinan, rasa percaya diri, dan tanggung jawab anak. Pelayanan Anak Sekolah Minggu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan iman serta pembentukan karakter Kristiani melalui kegiatan ibadah, pembelajaran Firman Tuhan dan aktivitas edukatif. Sementara itu pembinaan pemuda gereja berhasil meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pelayanan, kepemimpinan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat. Secara keseluruhan, pelaksanaan KPPM memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penguatan pendidikan, pembinaan karakter, dan kehidupan rohani, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, sosial, spiritual, dan profesional.
Kata kunci: KPPM, karakter Kristiani, bimbingan belajar, Sekolah Minggu, pembinaan pemuda gereja.