Penguatan Nilai-Nilai Kristiani Melalui Pelayanan Sekolah Minggu, Ibadah Pemuda, dan Pendampingan Belajar di Desa Partali Julu

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Raskita Enjelika Manik
Elsa Manora Sinaga
Meliana Yulan Sari Sagala
Oloria Malau

Abstract

Penguatan nilai-nilai Kristiani merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter anak dan pemuda yang tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga gereja dan perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan serta hasil program penguatan nilai-nilai Kristiani melalui pelayanan Sekolah Minggu, ibadah pemuda, dan pendampingan belajar di Desa Partali Julu, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan dilaksanakan dalam program Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) Institut Agama Kristen Negeri Tarutung selama periode 1 Juni hingga 1 Juli 2026 dengan menggunakan pendekatan partisipatif (Participatory Action Approach). Sasaran kegiatan meliputi anak-anak Sekolah Minggu HKBP Partali Julu, pemuda gereja, dan anak-anak usia sekolah di desa. Program dilaksanakan melalui pelayanan Sekolah Minggu yang kreatif, ibadah pemuda yang partisipatif, serta pendampingan belajar yang mengintegrasikan pembinaan akademik dan pembentukan karakter Kristiani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak-anak dalam mengikuti Sekolah Minggu, meningkatnya keterlibatan pemuda dalam pelayanan gereja, serta tumbuhnya motivasi belajar, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama pada anak-anak yang mengikuti pendampingan belajar. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa sinergi antara gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat mampu menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat nilai-nilai Kristiani sekaligus membangun karakter generasi muda secara berkelanjutan.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##