Penguatan Iman dan Kesehatan Lansia Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan di Usia Senja di Desa Hutatoruan IV
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Lansia adalah masyarakat yang mengalami berbagai perubahan biologis, psikologis, sosial, dan spiritual sebagai bagian dari proses penuaan. Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan fisik, tetapi berpengaruh pada kesejahteraan mental dan spiritual. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang bersifat holistik melalui integrasi pelayanan kesehatan dan penguatan iman. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Hutatoruan IV, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara selama periode 8 Juni–8 Juli 2026 oleh Kelompok KKN Matthew Institut Agama Kristen Negeri Tarutung. Program yang dilaksanakan meliputi ibadah lansia, senam lansia, pemeriksaan tekanan darah, serta pemeriksaan kadar gula darah yang bekerja sama dengan tenaga kesehatan desa dan Puskesmas setempat. Kegiatan diikuti oleh sekitar 20–30 orang lansia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lansia memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pelayanan rohani memberikan penguatan iman, ketenangan batin, dan meningkatkan semangat hidup, sedangkan pemeriksaan kesehatan dan senam lansia meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular dan penerapan gaya hidup sehat. Sinergi antara pelayanan spiritual dan pelayanan kesehatan terbukti mampu mendukung peningkatan kesejahteraan lansia secara menyeluruh.