Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendampingan Holistik dalam Program KPPM di Desa Doloksaribu Lumban Nabolon, Kabupaten Toba
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Kuliah Praktik Pengabdian Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Doloksaribu Lumban Nabolon, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, dengan tujuan mengidentifikasi permasalahan masyarakat serta melaksanakan program yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi langsung. Hasil identifikasi menunjukkan tiga permasalahan utama, yaitu rendahnya keaktifan remaja dalam mengikuti Persekutuan Anak Muda, rendahnya kehadiran lansia dalam kegiatan Posyandu Lansia, serta kurangnya keterlibatan masyarakat dalam pelayanan Sekolah Minggu di HKBP Dame Lumban Nabolon. Sebagai upaya pemecahan masalah, tim KPPM melaksanakan pelatihan kepemimpinan ibadah bagi remaja, seminar Sehat Jasmani, Sehat Rohani yang dipadukan dengan ibadah bagi lansia, serta pendampingan pelayanan Sekolah Minggu. Program yang dilaksanakan memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kerohanian, kesehatan, dan pelayanan gereja. Keberlanjutan program memerlukan dukungan dan kerja sama antara gereja, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat.