Upaya Mahasiswa KPPM IAKN dalam Menanamkan Nilai-nilai Kristiani Membentuk Sikap Ramah Anak Usia 6-12 Tahun Melalui Rumah Belajar di Kawasan Wisata Rohani/Salib Kasih Desa Simanampang, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Natasya Bunga Dwita Sinaga
Surtania Simanullang
Dhevi Simanjuntak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program Rumah Belajar sebagai media penanaman nilai-nilai Kristiani dalam membentuk sikap ramah anak usia 6–12 tahun di Desa Simanampang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan karakter yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan perilaku sosial yang mencerminkan nilai kasih, kepedulian, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap sesama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi terhadap pelaksanaan program Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) mahasiswa IAKN Tarutung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Belajar menjadi ruang pendidikan nonformal yang efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai Kristiani melalui pembelajaran Alkitab kontekstual, permainan edukatif, kegiatan kolaboratif, pembiasaan perilaku positif, serta keteladanan mahasiswa sebagai fasilitator. Proses tersebut mendorong perkembangan sikap ramah anak yang terlihat melalui peningkatan kemampuan berinteraksi, sikap saling menghargai, kepedulian terhadap teman, kemampuan bekerja sama, dan kesediaan membantu sesama. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan pembentukan karakter anak dipengaruhi oleh kolaborasi antara mahasiswa KPPM, keluarga, gereja, dan masyarakat sebagai suatu ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Rumah Belajar tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendampingan belajar, tetapi juga sebagai sarana transformasi karakter yang menghubungkan nilai iman Kristen dengan kehidupan sosial anak. Program berbasis komunitas seperti ini memiliki kontribusi penting dalam membangun lingkungan yang ramah anak dan mendukung pertumbuhan spiritual serta sosial secara holistik.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##