DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos <p>DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang telah memiliki nomor E-ISSN 2988-4500. Focus dan Scope pada bidang Pendidikan, Teologi Praktika, dan Humaniora. </p> en-US ariawan.sandy@yahoo.com (Sandy Ariawan) ariawan.sandy@yahoo.com (Sandy Ariawan) Wed, 01 Jul 2026 00:00:00 +0700 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Melestarikan Budaya dan Meningkatkan Ekonomi Melalui Tenun di Desa Sosunggulon https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2065 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelestarian budaya tenun ulos sebagai warisan budaya masyarakat Batak sekaligus sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Sosunggulon, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Keberadaan tenun ulos memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi yang tinggi, namun saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti menurunnya minat generasi muda, terbatasnya inovasi produk, serta belum optimalnya pemasaran dan kemitraan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian budaya tenun ulos dapat menjadi sarana untuk menjaga identitas budaya Batak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila didukung oleh inovasi produk, pengembangan pemasaran digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pelestarian yang berkelanjutan agar tenun ulos tetap lestari sebagai warisan budaya sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi lokal.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><strong>T</strong><strong>enun ulos</strong><strong>,</strong><strong> pelestarian budaya</strong><strong>,</strong><strong> pemberdayaan masyarakat</strong><strong>,</strong><strong> ekonomi lokal</strong><strong>,</strong><strong> pemasaran digital.</strong></p> Intan Simanjuntak, Sorlina Tamba, Enisa Sihotang, Lusiana Sialagan, Resmiana Limbong, Danang Nainggolan Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2065 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Peran KPPM dalam Membantu Meningkatkan Pendidikan Anak Melalui Les Terbuka Sekolah Minggu di Desa Silando Kec Muara https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2081 <p>Salah satu faktor terpenting dalam mendorong perkembangan pengetahuan, keterampilan, dan karakter anak-anak adalah pendidikan. Namun, masih terdapat sejumlah masalah yang memengaruhi kualitas pendidikan di Desa Silando, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, seperti kurangnya fasilitas pendidikan, rendahnya tingkat melek huruf, kondisi ekonomi keluarga, kesulitan belajar di rumah, serta kurangnya motivasi belajar pada anak. Oleh karena itu, para mahasiswa mengikuti program Kuliah Praktik Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) dengan berpartisipasi dalam program Les Terbuka, yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Sekolah Minggu sebagai upaya untuk berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan anak-anak.</p> Jelyanti Nababan, Gita Ulina, Fuji Sibarani, Tresya Roberta Hutabarat, Anjeli Tiopanta Purba, Melati Y.F Pasaribu Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2081 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Implementasi Nilai Markus 10:14 Melalui Penyuluhan Rohani Bagi Anak Usia 3–14 Tahun Di Rumah Baca Tapaima, Desa Lumbantobing, Kabupaten Humbang Hasundutan https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2072 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai firman Tuhan sejak usia dini, sebagaimana diteladankan Yesus Kristus dalam Markus 10:14 yang menegaskan bahwa anak-anak berhak menerima Kerajaan Allah dan tidak boleh dihalang-halangi untuk datang kepada-Nya (Alkitab Terjemahan Baru, Markus 10:14). Tujuan kegiatan ini adalah mengimplementasikan nilai penerimaan, kasih, dan perhatian terhadap anak melalui penyuluhan rohani bagi anak usia 3–14 tahun di Rumah Baca Tapaima, Desa Lumbantobing, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Juni 2026 dan diikuti oleh 15 anak, dengan tahapan ibadah pembuka, pemaparan materi, ice breaking berupa permainan lempar dadu warna dan tantangan kertas warna, ibadah penutup, serta dokumentasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang memadukan ceramah, permainan edukatif, dan refleksi rohani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme, keterlibatan aktif, dan pemahaman anak terhadap nilai penerimaan tanpa syarat sebagaimana diteladankan Kristus. Kegiatan ini turut memperkuat fungsi Rumah Baca Tapaima sebagai ruang literasi sekaligus ruang pembinaan karakter dan spiritualitas anak di desa. Simpulan kegiatan ini menegaskan bahwa penyuluhan berbasis nilai Alkitabiah yang dikemas secara partisipatif dan menyenangkan efektif diterapkan bagi anak usia dini hingga usia sekolah dasar di wilayah pedesaan.</p> Dewi Lumbantoruan, Prays Honestia Sitohang, Grisella Ima Tresya Purba Tambak, Sartika Mahdalena Br. Simanjuntak Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2072 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Program Gotong Royong Bersih Lingkungan Sebagai Wujud Kepedulian Masyarakat di Kelurahan Situmeang Habinsaran https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2088 <p>Program Gotong Royong Bersih Lingkungan dilaksanakan di Kelurahan Situmeang Habinsaran sebagai upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), aparat kelurahan, dan masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa gotong royong berhasil menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata, serta meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial dan semangat kebersamaan antarwarga. Dengan demikian, program gotong royong menjadi salah satu upaya yang efektif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.</p> Ferdianto Hutagalung, Yohana Sri Imelda Situmorang, Gracela Sitinjak, David Fransisko Sinaga, Yesica Hutahaean, Emmi Silvia Herlina Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2088 Tue, 14 Jul 2026 00:00:00 +0700 Mewujudkan Generasi Muda Yang Berkarakter Kristiani Melalui Bimbingan Belajar, Pelayanan Anak Sekolah Minggu dan Pembinaan Pemuda Gereja di Desa Pardomuan I https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2063 <p>Kegiatan Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir dengan tujuan mewujudkan generasi muda yang berkarakter Kristiani melalui program bimbingan belajar, pelayanan Anak Sekolah Minggu, dan pembinaan pemuda gereja. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan program, serta pendampingan dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah desa, pengurus gereja, orang tua, pemuda, dan masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar mampu meningkatkan motivasi belajar, kedisiplinan, rasa percaya diri, dan tanggung jawab anak. Pelayanan Anak Sekolah Minggu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan iman serta pembentukan karakter Kristiani melalui kegiatan ibadah, pembelajaran Firman Tuhan&nbsp; dan aktivitas edukatif. Sementara itu pembinaan pemuda gereja berhasil meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pelayanan, kepemimpinan, serta kepedulian sosial. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat. Secara keseluruhan, pelaksanaan KPPM memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penguatan pendidikan, pembinaan karakter, dan kehidupan rohani, sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik, sosial, spiritual, dan profesional.</p> <p><strong>Kata kunci: KPPM, karakter Kristiani, bimbingan belajar, Sekolah Minggu, pembinaan pemuda gereja</strong><strong>.</strong></p> Roman Ryanto Lumbantobing, Rahellia Inri Yani, Risnauli Lasmaria Sihombing, Novi Gira Marito Tarihoran, Nike Herlina Simanullang, Andre Paulus, Dorlan Naibaho Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2063 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Membangun Nilai Karakter Anak Sekolah Minggu dan Mewujudkan Lingkungan Asri Melalui Program Penghijauan Taman di Desa Pergaulan https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2079 <p>Kegiatan Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) di Desa Pargaulan bertujuan membangun nilai karakter anak Sekolah Minggu sekaligus mewujudkan lingkungan yang asri melalui program penghijauan taman desa. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, gereja, pemerintah desa, guru Sekolah Minggu, dan masyarakat. Pembinaan karakter dilakukan melalui kegiatan ibadah, penyampaian cerita Alkitab, permainan edukatif, hafalan ayat, pujian, serta penanaman nilai-nilai Kristiani seperti kasih, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap sesama. Di sisi lain, program penghijauan diwujudkan melalui pembuatan dan penataan taman desa, penanaman tanaman hias, serta kegiatan gotong royong untuk meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak Sekolah Minggu semakin aktif mengikuti pembelajaran, memahami pentingnya penerapan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari, serta memiliki kesadaran yang lebih baik dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program penghijauan juga memberikan dampak positif berupa terciptanya ruang terbuka yang lebih hijau, nyaman, dan menarik sehingga menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Sinergi antara mahasiswa, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program ini dalam mendukung pembentukan karakter anak sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan desa secara berkelanjutan.</p> Sari Simaremare, Lasma Hutagalung Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2079 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Upaya Mahasiswa KPPM IAKN dalam Menanamkan Nilai-nilai Kristiani Membentuk Sikap Ramah Anak Usia 6-12 Tahun Melalui Rumah Belajar di Kawasan Wisata Rohani/Salib Kasih Desa Simanampang, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2095 <p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify;"><span style="font-family: 'Palatino Linotype',serif;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program Rumah Belajar sebagai media penanaman nilai-nilai Kristiani dalam membentuk sikap ramah anak usia 6–12 tahun di Desa Simanampang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan karakter yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan perilaku sosial yang mencerminkan nilai kasih, kepedulian, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap sesama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan refleksi terhadap pelaksanaan program Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) mahasiswa IAKN Tarutung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Belajar menjadi ruang pendidikan nonformal yang efektif dalam menginternalisasikan nilai-nilai Kristiani melalui pembelajaran Alkitab kontekstual, permainan edukatif, kegiatan kolaboratif, pembiasaan perilaku positif, serta keteladanan mahasiswa sebagai fasilitator. Proses tersebut mendorong perkembangan sikap ramah anak yang terlihat melalui peningkatan kemampuan berinteraksi, sikap saling menghargai, kepedulian terhadap teman, kemampuan bekerja sama, dan kesediaan membantu sesama. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberhasilan pembentukan karakter anak dipengaruhi oleh kolaborasi antara mahasiswa KPPM, keluarga, gereja, dan masyarakat sebagai suatu ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Rumah Belajar tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendampingan belajar, tetapi juga sebagai sarana transformasi karakter yang menghubungkan nilai iman Kristen dengan kehidupan sosial anak. Program berbasis komunitas seperti ini memiliki kontribusi penting dalam membangun lingkungan yang ramah anak dan mendukung pertumbuhan spiritual serta sosial secara holistik.</span></p> Natasya Bunga Dwita Sinaga, Surtania Simanullang, Dhevi Simanjuntak Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2095 Tue, 21 Jul 2026 00:00:00 +0700 Penguatan Nilai-Nilai Kristiani Melalui Pelayanan Sekolah Minggu, Ibadah Pemuda, dan Pendampingan Belajar di Desa Partali Julu https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2070 <p>Penguatan nilai-nilai Kristiani merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter anak dan pemuda yang tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga gereja dan perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan serta hasil program penguatan nilai-nilai Kristiani melalui pelayanan Sekolah Minggu, ibadah pemuda, dan pendampingan belajar di Desa Partali Julu, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan dilaksanakan dalam program Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) Institut Agama Kristen Negeri Tarutung selama periode 1 Juni hingga 1 Juli 2026 dengan menggunakan pendekatan partisipatif (Participatory Action Approach). Sasaran kegiatan meliputi anak-anak Sekolah Minggu HKBP Partali Julu, pemuda gereja, dan anak-anak usia sekolah di desa. Program dilaksanakan melalui pelayanan Sekolah Minggu yang kreatif, ibadah pemuda yang partisipatif, serta pendampingan belajar yang mengintegrasikan pembinaan akademik dan pembentukan karakter Kristiani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak-anak dalam mengikuti Sekolah Minggu, meningkatnya keterlibatan pemuda dalam pelayanan gereja, serta tumbuhnya motivasi belajar, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama pada anak-anak yang mengikuti pendampingan belajar. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi yang baik antara mahasiswa, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa sinergi antara gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat mampu menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat nilai-nilai Kristiani sekaligus membangun karakter generasi muda secara berkelanjutan.</p> Raskita Enjelika Manik, Elsa Manora Sinaga, Meliana Yulan Sari Sagala, Oloria Malau Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2070 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Mewujudkan Lingkungan Gereja yang Bersih dan Generasi yang Aktif Melalui Kegiatan Gotong Royong dan Sabtu Ceria Anak Sekolah Minggu di Desa Pohan Tonga Kabupaten Tapanuli Utara https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2086 <p>Kegiatan ini bertujuan mewujudkan lingkungan gereja yang bersih sekaligus meningkatkan keaktifan anak Sekolah Minggu melalui program gotong royong dan Sabtu Ceria di Desa Pohan Tonga, Kabupaten Tapanuli Utara. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi belum optimalnya pemeliharaan kebersihan lingkungan gereja serta masih terbatasnya kegiatan kreatif yang mendukung partisipasi anak-anak dalam pelayanan Sekolah Minggu. Metode yang digunakan adalah <em>Participatory Action Approach</em> (PAA), yang melibatkan mahasiswa, pengurus gereja, guru Sekolah Minggu, pemerintah desa, dan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Program gotong royong dilaksanakan melalui kegiatan membersihkan halaman gereja, menata lingkungan, dan menumbuhkan kesadaran jemaat akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. Sementara itu, program Sabtu Ceria dilaksanakan melalui pujian, permainan edukatif, cerita Alkitab, kuis, dan berbagai aktivitas kreatif yang dirancang sesuai karakteristik anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif berupa lingkungan gereja yang lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan untuk beribadah. Selain itu, terjadi peningkatan antusiasme, keberanian, kreativitas, dan partisipasi anak-anak dalam mengikuti kegiatan Sekolah Minggu. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat juga memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian terhadap pelayanan gereja. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat nyata dalam membangun budaya hidup bersih, memperkuat kebersamaan jemaat, dan mendukung pembentukan generasi muda gereja yang aktif serta berkarakter Kristiani. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan pelayanan gereja berbasis masyarakat.</p> Ezra Marito Talenta Lumbantobing, Wissa Novita Simanjuntak Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2086 Tue, 14 Jul 2026 00:00:00 +0700 Membangun Generasi Cerdas, Bermoral, dan Berkarakter Kristiani melalui Bimbingan Belajar, Pelayanan Anak, dan Pembinaan Pemuda Gereja di Desa Hutauruk Hasundutan https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2060 <p>Pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui program yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Hutauruk Hasundutan, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara dengan tujuan membangun generasi yang cerdas, bermoral, dan berkarakter Kristiani melalui program bimbingan belajar, pelayanan anak, dan pembinaan pemuda gereja. Metode yang digunakan adalah <strong>Participatory Action Research (PAR)</strong> dengan tahapan observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, gereja, orang tua, dan masyarakat. Program bimbingan belajar dilaksanakan melalui pendampingan akademik, pembelajaran kelompok, dan permainan edukatif. Pelayanan anak dilakukan melalui ibadah kreatif, cerita Alkitab, pujian, hafalan ayat, dan aktivitas pembentukan karakter. Sementara itu, pembinaan pemuda dilaksanakan melalui persekutuan, diskusi, pelatihan kepemimpinan, pelayanan sosial, dan kegiatan gotong royong. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar, partisipasi peserta dalam kegiatan gereja, kemampuan bekerja sama, kepemimpinan, serta pemahaman nilai-nilai Kristiani pada anak dan pemuda. Program juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda secara berkelanjutan. Dengan demikian, integrasi bimbingan belajar, pelayanan anak, dan pembinaan pemuda gereja terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, karakter, dan kehidupan spiritual masyarakat pedesaan.</p> Evianti Kristiani Sipahutar, Resia Elisabeth Sianipar, Sriyanti br Pasaribu, Reja Karnina ]Banjarnahor, Flora Cristiani Hutapea, Indriana ]Hutagalung Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2060 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Penguatan Pendidikan, Pelayanan Gereja, dan Lingkungan Di Desa Hapoltahan https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2077 <p>Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mengembangkan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan desa. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Hapoltahan selama periode 4 Juni–8 Juli 2026 dengan fokus pada penguatan pendidikan, pelayanan gereja, kesehatan masyarakat, administrasi desa, serta pelestarian lingkungan. Tujuan artikel ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan program KKN dan menganalisis kontribusi mahasiswa terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, partisipasi aktif, wawancara dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi kegiatan. Program yang dilaksanakan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, pelayanan ibadah anak, pemuda, dan lansia, les sore bagi anak-anak, pendampingan Posyandu, pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG), gotong royong kebersihan lingkungan, pembangunan taman desa dan taman gereja, bantuan administrasi desa, serta penyelenggaraan lomba Anak Sekolah Minggu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, meningkatnya keterlibatan anak-anak dalam kegiatan pembelajaran dan pelayanan gereja, terjalinnya kerja sama yang baik antara mahasiswa dengan pemerintah desa serta jemaat GKPI Jemaat Khusus Hapoltahan, dan bertambahnya kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Program-program tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, gereja, dan masyarakat mampu mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.</p> Lavasia Wilnauli Ritonga, Keybran Situmeang, Delima Hot Marito Hasugian, Fretty Solafide Matanari, Elisabeth Angraeny Situmeang, Mareta Saprina Silitonga, Andar Gunawan Pasaribu, Lince Sihombing Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2077 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Meningkatkan Iman dan Kreativitas Anak Melalui Ibadah PA, Kegiatan Kreatif, dan Mewarnai di Desa Bonanionan https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2093 <p>Kuliah Praktik Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pengabdian di tengah masyarakat. Salah satu permasalahan yang ditemukan selama pelaksanaan KPPM di Desa Bonanionan adalah masih kurangnya keterlibatan anak-anak dalam kegiatan pembinaan kerohanian serta terbatasnya aktivitas yang dapat mengembangkan kreativitas mereka. Berdasarkan kondisi tersebut, tim KPPM melaksanakan program pembinaan melalui Ibadah Pendalaman Alkitab (PA), kegiatan kreatif, dan mewarnai sebagai upaya untuk meningkatkan iman sekaligus mengembangkan kreativitas anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pembinaan tersebut selama KPPM di Desa Bonanionan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui observasi, dokumentasi, dan keterlibatan langsung dalam setiap kegiatan. Program dilaksanakan secara bertahap melalui penyampaian firman Tuhan, pujian, permainan edukatif, aktivitas mewarnai, serta pembuatan berbagai karya sederhana yang disesuaikan dengan usia anak-anak. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak-anak dalam mengikuti ibadah Pendalaman Alkitab, keberanian mereka untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan, serta berkembangnya kreativitas melalui aktivitas mewarnai dan karya kreatif lainnya. Selain memperkuat pemahaman anak terhadap nilai-nilai kekristenan, kegiatan ini juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga mendorong anak untuk lebih aktif mengikuti pembinaan iman di gereja.</p> Devi Sunita Nainggolan, Elsa Asima Sipayung, Hadasa Ananda Gabriella, Kesia Simanjuntak, Debora Maria Sihite, Priscila Eklesia Girsang Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2093 Wed, 15 Jul 2026 00:00:00 +0700 Pemberdayaan Lintas Generasi Berbasis Pendidikan Agama Kristen Melalui Kamis Ceria Anak Sekolah Minggu dan Persekutuan Lansia Desa Hutatoruan III https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2068 <p>Pendidikan Agama Kristen memiliki peran penting dalam membentuk iman, karakter, dan kepedulian sosial warga gereja pada setiap tahap kehidupan. Pelayanan gereja yang dilaksanakan berdasarkan kelompok usia sering kali belum diintegrasikan dalam satu kerangka pemberdayaan yang berkesinambungan, sehingga pembinaan terhadap setiap generasi berjalan secara terpisah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pemberdayaan lintas generasi melalui dua program pelayanan, yaitu Kamis Ceria bagi anak Sekolah Minggu dan Persekutuan Lansia bagi warga lanjut usia di Desa Hutatoruan III, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi bersama dengan pengurus gereja serta masyarakat. Program Kamis Ceria diisi dengan ibadah, cerita Alkitab, permainan edukatif, aktivitas kreatif, hafalan ayat, dan doa bersama yang bertujuan menumbuhkan karakter Kristiani pada anak-anak. Sementara itu, Persekutuan Lansia dilaksanakan setiap hari Minggu melalui ibadah, pujian, pendalaman Alkitab, doa, serta berbagi pengalaman iman untuk memperkuat kehidupan spiritual dan kebersamaan para lansia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua program memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan iman sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam sikap disiplin, kepedulian, keberanian, kerja sama, dan partisipasi dalam kegiatan gereja. Di sisi lain, lansia mengalami peningkatan semangat bersekutu, rasa memiliki terhadap komunitas gereja, serta motivasi untuk tetap berperan dalam pelayanan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Meskipun dilaksanakan pada waktu yang berbeda, kedua program saling melengkapi sebagai strategi pelayanan Pendidikan Agama Kristen yang menjangkau seluruh generasi dalam kehidupan gereja. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan lintas generasi tidak selalu harus diwujudkan melalui pertemuan langsung antar kelompok usia, tetapi dapat dilakukan melalui pembinaan yang berkesinambungan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap generasi dalam satu kerangka pelayanan gereja yang holistik.</p> Harryandi Simanjuntak, Kezia S.U. Br. Ginting, Reyno Simatupang, Helena Turnip Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2068 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Mewujudkan Desa Sihite II Yang Bersih, Religius dan Berwawasan Pendidikan https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2084 <p>Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mengembangkan kepedulian sosial mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sihite II dengan mengedepankan sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, gereja, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan desa yang bersih, religius, dan berwawasan pendidikan. Program yang dilaksanakan meliputi kegiatan gotong royong dan pengelolaan kebersihan lingkungan, pembinaan kerohanian melalui ibadah, Sekolah Minggu, serta persekutuan pemuda, pendampingan belajar bagi anak-anak, sosialisasi pentingnya pendidikan, dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi bersama. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, tumbuhnya semangat hidup religius melalui kegiatan keagamaan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi anak dan generasi muda. Sinergi yang terbangun antara mahasiswa dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mendukung keberhasilan program pengabdian serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan Desa Sihite II. Oleh karena itu, kolaborasi yang berkesinambungan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, gereja, dan masyarakat perlu terus diperkuat sebagai upaya mewujudkan desa yang maju, berkarakter, dan berdaya saing.</p> <p>&nbsp;</p> Yosi Gloria Lingga, Sani Roka Bancin, Putri Agustina Hutasoit, Tiur Imeldawati Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2084 Tue, 14 Jul 2026 00:00:00 +0700 Pendampingan Belajar Calistung bagi Anak Sekolah Dasar di di Desa Hutapea Banurea Kabupaten Tapanuli Utara sebagai Bentuk Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2058 <p>Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik sebagai fondasi keberhasilan belajar pada jenjang pendidikan selanjutnya. Namun, masih ditemukan anak sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam penguasaan calistung akibat terbatasnya pendampingan belajar di luar sekolah. Kondisi tersebut juga ditemukan di Desa Hutapea Banurea, Kabupaten Tapanuli Utara, sehingga diperlukan program pengabdian kepada masyarakat yang mampu memberikan pendampingan belajar secara sistematis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak sekolah dasar melalui program pendampingan belajar sekaligus menumbuhkan motivasi belajar dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak. Metode yang digunakan adalah <strong>Asset-Based Community Development (ABCD)</strong> yang menekankan pemanfaatan potensi masyarakat melalui tahapan <em>discovery</em>, <em>dream</em>, <em>design</em>, dan <em>destiny</em>. Sasaran kegiatan adalah anak-anak sekolah dasar dengan melibatkan pemerintah desa, guru, orang tua, dan mahasiswa sebagai mitra pelaksana. Pendampingan dilaksanakan melalui pembelajaran interaktif yang mencakup latihan membaca, menulis, berhitung, permainan edukatif, penggunaan media pembelajaran sederhana, serta bimbingan individual sesuai tingkat kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung peserta, disertai berkembangnya kepercayaan diri, motivasi belajar, dan kebiasaan belajar yang lebih positif. Partisipasi aktif orang tua, dukungan pemerintah desa, serta kolaborasi dengan sekolah menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan program. Program ini tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kompetensi akademik anak, tetapi juga memperkuat budaya literasi dan numerasi di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, pendampingan belajar calistung dapat menjadi model pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di wilayah pedesaan.</p> Tommi Nicolas Simanjuntak, Mickael Ria Elisabet Bancin, Febi Finensya Tambunan, Herda Sitanggang, Juan Pablo Sihombing Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2058 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Pengembangan Kemampuan Literasi dan Numerasi Anak Melalui Pembelajaran Kreatif Membaca, Menulis, dan Menghitung https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2075 <p>Kemampuan literasi dan numerasi merupakan kompetensi dasar yang sangat penting bagi perkembangan anak karena menjadi landasan dalam proses belajar serta pembentukan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah. Namun, kemampuan literasi dan numerasi anak masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya kemampuan membaca, menulis, dan berhitung yang dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang kurang bervariasi, minimnya media pembelajaran yang menarik, serta rendahnya motivasi belajar. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang inovatif melalui penerapan pembelajaran kreatif yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi anak melalui pembelajaran kreatif membaca, menulis, dan menghitung, meningkatkan minat serta partisipasi aktif anak dalam pembelajaran, dan menumbuhkan kemampuan berpikir kritis serta kreatif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memanfaatkan berbagai metode yang interaktif, seperti permainan edukatif, kegiatan membaca, menulis, berhitung, bercerita, diskusi, serta penggunaan media pembelajaran yang menarik. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak, tumbuhnya motivasi belajar, serta terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Selain memberikan manfaat bagi anak, kegiatan ini juga diharapkan menjadi referensi bagi pendidik, memperkuat peran orang tua dalam mendampingi proses belajar di rumah, serta mendukung desa dalam membangun budaya literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.</p> Novita Tamba, Rismawati Helderia Sihombing, Lena Mutiara Sitompul, Sabario Piter, Niko Hutabarat, Hottua Sihotang, Maryska Debora Silalahi Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2075 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Implementasi Progam KKPM Melalui Kegiatan Bimbingan Belajar Anak dalam Meningkatkan Motivasi Belajar di Desa Parbajutoruan https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2091 <p>Program Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan. Salah satu program yang dilaksanakan di Desa Parbaju Toruan adalah bimbingan belajar bagi anak-anak usia sekolah sebagai upaya memperkuat motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program KPPM melalui kegiatan bimbingan belajar serta mengidentifikasi dampaknya terhadap motivasi belajar anak di Desa Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan mahasiswa peserta KPPM, anak-anak peserta bimbingan belajar, dan beberapa orang tua sebagai informan. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bimbingan belajar terlaksana secara efektif melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif, komunikatif, dan berpusat pada peserta didik. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar yang ditunjukkan oleh meningkatnya kehadiran peserta, antusiasme dalam mengikuti pembelajaran, keberanian bertanya, kepercayaan diri dalam menyelesaikan tugas, serta terbentuknya kebiasaan belajar yang lebih disiplin. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bimbingan belajar berbasis KPPM merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam menumbuhkan motivasi belajar sekaligus memperkuat budaya belajar di lingkungan pedesaan.</p> Rolinda Hutahaean, Ferdy Prianto Simbolon, Widi Aftaudina Situmorang, Dearma Friend Damanik Damanik, Dame Martua Nainggolan, Rezkhy Pratama Tamba Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2091 Wed, 15 Jul 2026 00:00:00 +0700 Kontribusi Mahasiswa KKN dalam Mendukung Kesehatan dan Kehidupan Sosial Masyarakat melalui Kegiatan Posyandu, Senam Lansia, Pembinaan Kerohanian, dan Gotong Royong di Desa Enda Portibi Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2066 <p>Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan serta permasalahan yang dihadapi masyarakat di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung peningkatan kesehatan serta kehidupan sosial masyarakat di Desa Enda Portibi, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara melalui kegiatan Posyandu, senam lansia, pembinaan kerohanian, dan gotong royong. enelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program KKN memberikan dampak positif serta berbagai manfaat bagi masyarakat dalam mendukung kebutuhan dan aktivitas kehidupan sehari-hari. antara lain membantu pelaksanaan Posyandu, meningkatkan partisipasi lansia dalam kegiatan kesehatan, mendorong keterlibatan anak dan remaja dalam pembinaan kerohanian, serta memperkuat semangat kebersamaan melalui kegiatan gotong royong. Program-program tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan serta kehidupan sosial di Desa Enda Portibi.</p> Samsul Lumbanraja, Reza Apriyani Br Juntak, Laura Inka L Br Tobing, Irma J Simanjuntak Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2066 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Pendampingan Masyarakat Desa Pagar Batu Dusun 1 Sipoholon untuk Meningkatkan Hubungan Sosial Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2082 <p>Penelitian yang berjudul, “Pendampingan Masyarakat Desa Pagar Batu Dusun 1 Sipoholon untuk Meningkatkan Hubungan Sosial Masyarakat” dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga kohesi sosial di tingkat pedesaan serta urgensi pelaksanaan program pendampingan yang sistematis guna mengantisipasi kerenggangan hubungan antarwarga akibat arus modernisasi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi proses pendampingan melalui integrasi kegiatan kemasyarakatan dan aktivitas keagamaan dalam mempererat interaksi sosial di Desa Pagar Batu Dusun 1 Sipoholon. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), data dikumpulkan melalui analisis mendalam terhadap berbagai literatur, dokumen desa, panduan pendampingan komunitas, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa strategi pendampingan masyarakat yang berbasis pada kegiatan kultural kemasyarakatan (seperti gotong royong dan acara adat) dan diintegrasikan secara partisipatif dengan aktivitas religius gerejawi (seperti ibadah sektor dan persekutuan pemuda) efektif berfungsi sebagai ruang perjumpaan inklusif yang membangun modal sosial berupa kepercayaan, norma, dan jaringan kerja sama. Kesimpulannya, model pendampingan yang mampu menyinergikan secara kuat antara kegiatan kemasyarakatan dan gerejawi di Desa Pagar Batu Dusun 1 Sipoholon terbukti krusial dalam memperkokoh solidaritas, mereduksi potensi konflik, serta menciptakan ketahanan hubungan sosial masyarakat yang harmonis dan berkelanjutan</p> Rida Gultom, Panni Debora Simbolon, Sentia R. Simbolon, Clesi Yade Oktaria Damanik, Dora Panjaitan, Pebri Hot Marisi Silaen Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2082 Tue, 14 Jul 2026 00:00:00 +0700 Penguatan Karakter Kristiani Anak dan Remaja Melalui Pembinaan Iman, Bimbingan Belajar, dan Pendalaman Alkitab di Kelurahan Hutabalang https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2073 <p>Penguatan karakter Kristiani merupakan bagian penting dalam pembentukan pribadi anak dan remaja agar memiliki nilai-nilai iman yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan serta hasil kegiatan penguatan karakter Kristiani anak dan remaja melalui pembinaan iman, bimbingan belajar, dan pendalaman Alkitab selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN/KPPM) di Kelurahan Hutabalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didasarkan pada pengalaman empiris mahasiswa selama satu bulan melalui observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil observasi menunjukkan bahwa anak dan remaja memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan kerohanian, namun masih memerlukan pembinaan yang berkesinambungan untuk memperkuat karakter Kristiani, meningkatkan motivasi belajar, serta memperdalam pemahaman terhadap firman Tuhan. Sebagai bentuk intervensi, mahasiswa melaksanakan program pembinaan iman, pendalaman Alkitab, bimbingan belajar, ibadah anak, permainan edukatif, dan kegiatan kreatif yang mengintegrasikan nilai-nilai kasih, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan kepedulian sosial. Pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, keberanian, kedisiplinan, motivasi belajar, serta pemahaman nilai-nilai Kristiani pada peserta. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara mahasiswa, gereja, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda. Dengan demikian, program pembinaan iman yang terintegrasi dengan bimbingan belajar dan pendalaman Alkitab dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang efektif dalam memperkuat karakter Kristiani anak dan remaja.</p> Christin Vionita Damanik, Elsa Fristonita Saragih, Theresia Rizki Febriani Damanik, Phine Theresia Pakpahan, Karunia Yohani Simamora Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2073 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Pembinaan Kerohanian Remaja, Pemuda, dan Sekolah Minggu serta Penataan Taman Desa sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa IAKN Tarutung di Desa Lobu Siregar II https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2089 <p>Pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mengintegrasikan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan yang berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Desa Lobu Siregar II, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara dengan tujuan memperkuat pembinaan kerohanian remaja, pemuda, dan anak-anak Sekolah Minggu sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan melalui penataan taman desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, gereja, tokoh masyarakat, serta warga dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Bentuk kegiatan meliputi pembinaan kerohanian melalui ibadah, pendalaman Alkitab, diskusi, dan motivasi pelayanan bagi remaja serta pemuda, pendampingan Sekolah Minggu dengan penerapan media pembelajaran kreatif, serta kegiatan gotong royong dalam penataan taman dan pembersihan lingkungan desa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan partisipasi remaja dan pemuda dalam kegiatan pelayanan gereja, meningkatnya antusiasme anak-anak dalam mengikuti pembelajaran Sekolah Minggu, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan desa. Selain menghasilkan perubahan pada aspek fisik melalui penataan taman, program ini juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat pelayanan di tengah masyarakat. Kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa, pemerintah desa, gereja, dan masyarakat menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan program.</p> Kommy Nababan, Wenny Liana Simaremare, Yesica Gabriella Siallagan, Hogen Panjaitan Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2089 Wed, 15 Jul 2026 00:00:00 +0700 Mewujudkan Generasi Beriman, Cerdas, dan Bermoral Melalui Pelayanan Sekolah Minggu dan Perkumpulan Pemuda-Pemudi Di GKPI Parbubu https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2064 <p>Pelaksanaan Kuliah Praktik dan Pengabdian Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan pelayanan, pendidikan, dan pemberdayaan. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan gereja dengan fokus pada pelayanan Sekolah Minggu dan perkumpulan pemuda-pemudi sebagai upaya membentuk generasi yang beriman, cerdas, dan bermoral. Program yang dilaksanakan meliputi penyampaian firman Tuhan, pembelajaran Alkitab yang kreatif, permainan edukatif, pendampingan karakter, diskusi kelompok, serta pembinaan kepemimpinan dan pelayanan bagi pemuda-pemudi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, pendampingan, ceramah interaktif, diskusi, dan praktik langsung yang melibatkan anak-anak, remaja, pemuda, serta pengurus gereja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kekristenan, tumbuhnya sikap disiplin, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, serta meningkatnya partisipasi anak dan pemuda dalam berbagai kegiatan gerejawi. Kegiatan KPPM ini memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter Kristen sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan gereja dalam membina generasi muda yang memiliki iman yang teguh, kecerdasan spiritual dan sosial, serta moral yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: <strong>KPPM</strong><strong>,</strong><strong> Sekolah Minggu</strong><strong>,</strong><strong> Pembentukan Karakter Kristen.</strong></p> Yohana Aritonang, Imelda Nadya Demak Tambunan, Niko Purba, Melvana Evriani Hutagalung, Jernita Susi Sriwaty Simamora, Martin Juventus Hutapea Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2064 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Peran Mahasiswa PAK Menciptakan Generasi Muda yang Beriman, Cerdas, dan Peduli Lingkungan di Masyarakat Desa Pariksinomba https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2080 <p>Kuliah Praktik Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa Pendidikan Agama Kristen dalam menciptakan generasi muda yang beriman, cerdas, dan peduli lingkungan melalui pelaksanaan program pengabdian masyarakat di Desa Pariksinomba, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa berperan aktif dalam berbagai kegiatan, seperti pembinaan iman melalui pelayanan Sekolah Minggu dan kegiatan remaja gereja, pendampingan belajar bagi anak-anak, pelaksanaan kegiatan posyandu, senam lansia, pemberian susu bagi lansia dan kelompok rentan, kegiatan gotong royong, serta edukasi kebersihan lingkungan. Kegiatan-kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas spiritual, akademik, sosial, dan kepedulian lingkungan masyarakat. Selain itu, pelaksanaan KPPM juga memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan karakter, kepemimpinan, kemampuan sosial, dan profesionalisme sebagai calon pendidik serta pelayan masyarakat. Dengan demikian, program KPPM di Desa Pariksinomba menjadi salah satu bentuk pengabdian yang efektif dalam mendukung pembentukan generasi muda yang beriman, cerdas, dan peduli lingkungan.</p> Jelita Marsyah Sinaga, Elisa Dwi Funny Hutagalung, Risda Uli Sari Sinaga, Ruth Rohitcha Hutapea Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2080 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Transformasi Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat melalui Program Pendidikan, Sosial, dan Kerohanian di Desa Partali Julu Kabupaten Tapanuli Utara https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2071 <p>Kegiatan Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan mengintegrasikan kompetensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program KPPM bertema <strong>"Melayani dengan Kasih, Berkarya untuk Desa melalui Program Pendidikan, Sosial, dan Kerohanian di Desa Partali Julu Kabupaten Tapanuli Utara."</strong> Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode partisipatif yang melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, gereja, dan masyarakat sebagai mitra pelaksanaan. Tahapan kegiatan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Program pengabdian difokuskan pada tiga bidang utama, yaitu pendidikan, sosial, dan kerohanian. Program pendidikan diwujudkan melalui kelompok belajar, pendampingan anak sekolah, dan pelayanan Sekolah Minggu. Program sosial dilaksanakan melalui gotong royong, pendampingan kegiatan panen, serta penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Adapun program kerohanian meliputi pelayanan Sekolah Minggu, Jumat Ceria, pelayanan lansia, sermon guru Sekolah Minggu, dan partangiangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program memperoleh respons positif dari masyarakat, meningkatkan partisipasi warga, memperkuat motivasi belajar anak, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mendukung pertumbuhan kehidupan kerohanian masyarakat. Bagi mahasiswa, kegiatan KPPM memberikan pengalaman belajar kontekstual yang memperkuat kompetensi pedagogik, sosial, profesional, dan spiritual sebagai calon pendidik Kristen. Dengan demikian, pelaksanaan KPPM memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan masyarakat sekaligus menjadi media pembentukan karakter mahasiswa melalui semangat pelayanan yang berlandaskan kasih</p> Nadia Febriyanti Sianipar, Nopelina Siburian, Elsah Rosianna Lumbantobing, Lasmaria Lumbang Tobing Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2071 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendampingan Holistik dalam Program KPPM di Desa Doloksaribu Lumban Nabolon, Kabupaten Toba https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2087 <p>Kuliah Praktik Pengabdian Masyarakat (KPPM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Doloksaribu Lumban Nabolon, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, dengan tujuan mengidentifikasi permasalahan masyarakat serta melaksanakan program yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi langsung. Hasil identifikasi menunjukkan tiga permasalahan utama, yaitu rendahnya keaktifan remaja dalam mengikuti Persekutuan Anak Muda, rendahnya kehadiran lansia dalam kegiatan Posyandu Lansia, serta kurangnya keterlibatan masyarakat dalam pelayanan Sekolah Minggu di HKBP Dame Lumban Nabolon. Sebagai upaya pemecahan masalah, tim KPPM melaksanakan pelatihan kepemimpinan ibadah bagi remaja, seminar <em>Sehat Jasmani, Sehat Rohani</em> yang dipadukan dengan ibadah bagi lansia, serta pendampingan pelayanan Sekolah Minggu. Program yang dilaksanakan memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kerohanian, kesehatan, dan pelayanan gereja. Keberlanjutan program memerlukan dukungan dan kerja sama antara gereja, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat.</p> Anggi Sihotang, Nesma Lumbangaol, Nadia Tobing, Fretty Siringoringo, Martin Jordan Tambunan Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2087 Tue, 14 Jul 2026 00:00:00 +0700 Kolaborasi Mahasiswa IAKN Tarutung dan Masyarakat dalam Meningkatkan Literasi Sejak Dini di Desa Hutaraja Kabupaten Tapanuli Utara https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2061 <p>Literasi sejak dini merupakan fondasi penting dalam membangun kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan belajar anak secara berkelanjutan. Namun, rendahnya budaya membaca serta terbatasnya pendampingan belajar di lingkungan masyarakat masih menjadi tantangan dalam pengembangan kemampuan literasi anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi sejak dini melalui kolaborasi antara mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen Institut Agama Kristen Negeri Tarutung dengan masyarakat Desa Hutaraja. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, pemerintah desa, orang tua, dan peserta didik sebagai mitra dalam pelaksanaan program. Sasaran kegiatan berjumlah 30 peserta didik sekolah dasar yang mengikuti program literasi sebanyak empat kali dalam satu minggu, yaitu pada hari Senin dan Rabu di Kantor Desa Hutaraja serta hari Selasa dan Kamis di Posko Mahasiswa. Program dilaksanakan melalui berbagai kegiatan, antara lain membaca nyaring (<em>read aloud</em>), pendampingan membaca, bercerita, latihan menulis, permainan edukatif berbasis literasi, dan diskusi sederhana mengenai isi bacaan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan memahami bacaan peserta didik. Selain itu, terjadi peningkatan minat baca, rasa percaya diri, partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta kebiasaan belajar yang lebih baik. Pemerintah desa dan orang tua juga memberikan respons yang sangat positif serta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat terbukti menjadi strategi yang efektif dalam membangun budaya literasi sejak dini sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat.</p> Tioma Octavia Dwi Kristina Simarmata, Desri Manihuruk, Castia Patricia Simanjuntak, Enjelika Sihite, Anju Mayda Serasi Sihombing, Edison Harapohan Simarmata Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2061 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Memperkuat Kesadaran Rohani Melalui Kegiatan Pendalaman Alkitab di Masyarakat dan Gereja di Desa Simorangkir Habinsaran https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2078 <p>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kesadaran rohani masyarakat melalui kegiatan pendalaman Alkitab di Desa Simorangkir Habinsaran, Kecamatan Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara. Program dilatarbelakangi oleh masih rendahnya partisipasi sebagian jemaat dalam kegiatan pembinaan iman, khususnya pendalaman Alkitab, sehingga diperlukan suatu pendekatan yang mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat sekaligus memperdalam pemahaman terhadap firman Tuhan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan pengurus gereja, tokoh masyarakat, dan jemaat sebagai mitra aktif dalam seluruh rangkaian pelaksanaan program. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pendalaman Alkitab melalui metode diskusi, refleksi, dan tanya jawab, serta evaluasi bersama. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan pembinaan rohani, berkembangnya antusiasme peserta dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman iman, serta meningkatnya pemahaman mengenai relevansi firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antarsesama jemaat melalui suasana persekutuan yang lebih terbuka dan komunikatif. Selain memberikan dampak terhadap pertumbuhan spiritual individu, program ini mendorong gereja untuk mengembangkan kegiatan pendalaman Alkitab secara lebih terstruktur dan berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan pembinaan jemaat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, gereja, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program sekaligus memperluas implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pelayanan yang kontekstual. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa pendalaman Alkitab yang dilaksanakan secara partisipatif merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat kesadaran rohani, meningkatkan kualitas pembinaan iman, serta membangun budaya belajar firman Tuhan yang berkesinambungan di tengah masyarakat.</p> Diniwati Lumban Gaol, Rahel Yoan Marpaung, Roy Rikki Tambunan, Olah Valentino Aritonang, Tasya Oktavia Situmeang Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2078 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Peningkatan Kesadaran Pendidikan dan Pengembangan Kreativitas Anak Melalui Lomba Mewarnai, Melukis, Serta Kegiatan Gotong Royong di Desa Dolok Nauli https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2094 <p>Pendidikan, kreativitas anak, dan budaya gotong royong merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Di Desa Dolok Nauli masih ditemukan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, terbatasnya wadah pengembangan kreativitas anak, serta perlunya peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran pendidikan, mengembangkan kreativitas anak, dan memperkuat nilai gotong royong melalui sosialisasi pendidikan, festival mewarnai dan melukis, serta gotong royong bersama masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman orang tua tentang pentingnya pendidikan, berkembangnya kreativitas dan kepercayaan diri anak, serta meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan semangat kebersamaan. Program ini memberikan dampak positif dalam mendukung pendidikan, pengembangan potensi anak, dan pemberdayaan masyarakat di Desa Dolok Nauli.</p> <p>&nbsp;</p> Leriska Saruksuk, Rachel Simanjuntak, Melfia Waruwu, Melki Sianturi, Nandyto Simamora, Niel Chepi Christianto Siahaan Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2094 Sun, 19 Jul 2026 00:00:00 +0700 Penguatan Nilai-Nilai Kristiani dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pelayanan Gereja, Kesehatan Lansia, Posyandu, dan Administrasi di Desa Sibuntuon Parpea https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2069 <p>Pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan lokal. Desa Sibuntuon Parpea memiliki potensi sosial dan religius yang kuat, namun masih memerlukan dukungan dalam penguatan pelayanan gereja, peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, serta optimalisasi administrasi pemerintahan desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat nilai-nilai Kristiani sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan gereja, pendampingan kesehatan lansia, kegiatan Posyandu, dan pelayanan administrasi desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (<em>Participatory Action Approach</em>) yang melibatkan pemerintah desa, gereja, kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat sebagai mitra aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelayanan Sekolah Minggu, ibadah, dan Cerdas Cermat Alkitab mampu meningkatkan partisipasi anak-anak dan remaja serta memperkuat internalisasi nilai-nilai Kristiani. Pendampingan Posyandu dan pelayanan kesehatan lansia membantu meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan melalui dukungan administrasi, pendampingan peserta, serta edukasi kesehatan. Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan administrasi desa mendukung kelancaran pengelolaan dokumen dan pelayanan publik. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, gereja, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program sehingga tercipta pelayanan yang lebih terpadu. Program ini membuktikan bahwa pengabdian berbasis kolaborasi multidisipliner mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan sosial, spiritual, kesehatan, dan administrasi masyarakat. Model pelayanan holistik tersebut berpotensi direplikasi pada desa lain dengan karakteristik yang serupa sebagai upaya mewujudkan masyarakat yang beriman, sehat, mandiri, dan sejahtera secara berkelanjutan.</p> Elwira Simamora, Nike Melani Siahaan, Robert Simangunsong Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2069 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Penguatan Iman dan Kesehatan Lansia Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan di Usia Senja di Desa Hutatoruan IV https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2085 <p>Lansia adalah masyarakat yang mengalami berbagai perubahan biologis, psikologis, sosial, dan spiritual sebagai bagian dari proses penuaan. Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan fisik, tetapi berpengaruh pada kesejahteraan mental dan spiritual. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang bersifat holistik melalui integrasi pelayanan kesehatan dan penguatan iman. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Hutatoruan IV, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara selama periode 8 Juni–8 Juli 2026 oleh Kelompok KKN Matthew Institut Agama Kristen Negeri Tarutung. Program yang dilaksanakan meliputi ibadah lansia, senam lansia, pemeriksaan tekanan darah, serta pemeriksaan kadar gula darah yang bekerja sama dengan tenaga kesehatan desa dan Puskesmas setempat. Kegiatan diikuti oleh sekitar 20–30 orang lansia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lansia memiliki antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pelayanan rohani memberikan penguatan iman, ketenangan batin, dan meningkatkan semangat hidup, sedangkan pemeriksaan kesehatan dan senam lansia meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular dan penerapan gaya hidup sehat. Sinergi antara pelayanan spiritual dan pelayanan kesehatan terbukti mampu mendukung peningkatan kesejahteraan lansia secara menyeluruh.</p> Ira Patricia Simanjuntak, Sarah Simanjuntak, Ira Agnes Pasaribu, Lembang Yanatio Situmeang, Yerni Zebua, Ridho Christian Sinaga Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2085 Tue, 14 Jul 2026 00:00:00 +0700 Mewujudkan Anak Sekolah Minggu yang Aktif dan Kreatif Melalui Kegiatan Pendalaman Alkitab yang Interaktif dan Menyenangkan https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2059 <p>Sekolah Minggu merupakan salah satu bentuk pelayanan gereja yang berperan penting dalam membentuk dasar iman, karakter, dan spiritualitas anak. Namun, pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Minggu sering kali masih didominasi oleh metode konvensional yang menyebabkan anak kurang aktif dan mudah kehilangan minat selama mengikuti ibadah. Kondisi serupa ditemukan di GKPI Onan Ganjang, di mana proses pendalaman Alkitab cenderung berlangsung secara monoton sehingga partisipasi dan kreativitas anak belum berkembang secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mewujudkan anak Sekolah Minggu yang aktif dan kreatif melalui pendalaman Alkitab yang interaktif dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif edukatif yang meliputi tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan melalui penyampaian cerita Alkitab secara komunikatif, permainan edukatif, kuis Alkitab, diskusi sederhana, pujian, <em>ice breaking</em>, dan aktivitas kreatif yang melibatkan seluruh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keaktifan anak dalam mengikuti ibadah, keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan bekerja sama, serta kreativitas dalam mengekspresikan pemahaman terhadap firman Tuhan. Selain memberikan dampak positif bagi peserta, program ini juga memperkaya wawasan guru Sekolah Minggu mengenai pentingnya penggunaan metode pembelajaran yang inovatif, partisipatif, dan berpusat pada anak. Dengan demikian, pendalaman Alkitab yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan dapat menjadi alternatif model pelayanan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembinaan iman anak di lingkungan gereja. Keberlanjutan penerapan metode ini diharapkan mampu mendukung terbentuknya generasi Kristen yang memiliki iman yang kokoh, karakter Kristiani, serta semangat untuk bertumbuh dalam kehidupan bergereja.</p> Indah Lumbantobing, Isa Bella Siahaan Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2059 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Program Kreatif Penomoran Rumah Warga Sebagai Wujud Pengabdian Mahasiswa Pak Di Desa Pagarbatu Dusun III https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2076 <p>Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan. Salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pagarbatu Dusun III adalah Program Kreatif Penomoran Rumah Warga. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan pengecatan nomor rumah pada bagian depan rumah warga yang belum memiliki nomor rumah yang jelas dan mudah dikenali. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa masih terdapat rumah warga yang belum memiliki identitas visual berupa nomor rumah sehingga menyulitkan proses pengenalan dan pencarian lokasi rumah tertentu. Tujuan program ini adalah memberikan identitas visual yang jelas pada rumah warga, memudahkan pengenalan lokasi rumah, meningkatkan keteraturan lingkungan permukiman, serta menjadi sarana pengembangan nilai pelayanan dan kepedulian sosial mahasiswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, identifikasi rumah sasaran, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan pengecatan nomor rumah, serta evaluasi hasil kegiatan. Seluruh proses pengecatan dilakukan oleh mahasiswa KKN, sedangkan masyarakat hanya memberikan izin pelaksanaan pada bagian depan rumah masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rumah-rumah yang menjadi sasaran program telah memiliki nomor rumah yang lebih jelas dan mudah dikenali. Program ini memberikan manfaat berupa kemudahan dalam mengenali lokasi rumah, meningkatkan kerapian lingkungan, serta memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program Kreatif Penomoran Rumah Warga membuktikan bahwa kegiatan sederhana yang dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.</p> Evitha Sinaga, Miranda Ester Nababan Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2076 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Peran Mahasiswa KPPM dalam Mengembangkan Karakter Anak Melalui Kegiatan PA, Les Terbuka dan Gerakan Kebersihan Lingkungan Masyarakat di Desa Pansurnapitu https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2092 <p>Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan KPPM di Desa Pansurnapitu difokuskan pada upaya mengembangkan karakter anak melalui kegiatan Persekutuan Anak (PA), les terbuka, dan gerakan kebersihan lingkungan masyarakat. Kegiatan PA dilaksanakan sebagai sarana pembinaan iman dan penanaman nilai-nilai Kristiani seperti kasih, disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama. Les terbuka bertujuan meningkatkan motivasi dan kemampuan belajar anak sekaligus membentuk karakter disiplin, kerja keras, percaya diri, dan semangat belajar. Sementara itu, gerakan kebersihan lingkungan dilaksanakan melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan, kerja sama, serta tanggung jawab sosial. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, koordinasi dengan pemerintah desa dan gereja, pendampingan, pembelajaran partisipatif, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program KPPM memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter anak, meningkatnya partisipasi anak dalam kegiatan kerohanian dan pendidikan, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini mempererat kerja sama antara mahasiswa, gereja, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan generasi yang beriman, cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan. Dengan demikian, KPPM menjadi media yang efektif dalam mengintegrasikan pendidikan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.</p> <p>&nbsp;</p> Kartini Lumbantobing, Masta Henny Natalia Nababan, Puput Sarah Hutabarat, Cecilia Pebriana Simamora, Feybrian Theresia Oley, Reze Rosario Simanjuntak, Ria Melati Simamora Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2092 Wed, 15 Jul 2026 00:00:00 +0700 Rumah Belajar Ceria: Optimalisasi Potensi Akademik dan Karakter Spiritual Anak melalui Metode Belajar Sambil Bermain di Desa Hutahuruk, Kab. Tapanuli Utara https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2067 <p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana metode belajar sambil bermain dapat mengoptimalkan potensi akademik sekaligus membentuk karakter spiritual anak di Rumah Belajar Ceria. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar, guru, dan orang tua sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode belajar sambil bermain mampu meningkatkan motivasi belajar anak, memperkuat kemampuan membaca dan berhitung, serta menumbuhkan keterampilan berpikir kritis. Selain itu, kegiatan bermain juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai spiritual seperti kejujuran, kasih, tanggung jawab, dan kebersamaan. Lagu rohani, cerita bergambar, serta permainan kelompok terbukti membantu anak menghubungkan iman dengan kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, Rumah Belajar Ceria berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mendukung perkembangan akademik, dan membentuk karakter spiritual anak. Pendidikan yang dikemas dalam bentuk permainan membuat anak belajar dengan hati yang gembira, sehingga tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, beriman, dan berkarakter.</p> Yohana Niasty Berutu, Winda Yanti Situmorang, Herti Yenisa Nainggolan, Menanti R Manullang, Rawatri Sitanggang Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2067 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Mewujudkan Generasi Muda yang Aktif Beribadah dan Peduli Masyarakat Melalui Pembinaan Pemuda Gereja di Desa Simorangkir Julu https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2083 <p>Pembinaan pemuda gereja merupakan salah satu bentuk pelayanan yang berperan penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kehidupan rohani yang bertumbuh, karakter Kristiani yang kuat, serta kepedulian sosial terhadap masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari Kuliah Praktik dan Pengabdian kepada Masyarakat (KPPM) dengan tujuan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kehidupan bergereja sekaligus menumbuhkan semangat pelayanan dan tanggung jawab sosial di Desa Simorangkir Julu. Metode yang digunakan meliputi ibadah pemuda, pendalaman Alkitab, pembinaan karakter, diskusi kelompok, pelatihan kepemimpinan, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan mampu meningkatkan keaktifan pemuda dalam mengikuti ibadah, memperkuat pemahaman akan nilai-nilai kekristenan, serta menumbuhkan sikap peduli, gotong royong, dan pelayanan kepada sesama. Selain itu, keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan gerejawi dan sosial semakin meningkat sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara gereja dan masyarakat. Dengan demikian, pembinaan pemuda gereja menjadi strategi yang efektif dalam mewujudkan generasi muda yang aktif beribadah, berkarakter Kristiani, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan sosial masyarakat di Desa Simorangkir Julu.</p> Jenner Mahardika Hutabarat, Winda Manik, Kireyna Nola Frisca Nainggolan, Debora Lidya Padang, Risden Anakampun Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2083 Tue, 14 Jul 2026 00:00:00 +0700 Transformasi Sosial Masyarakat Desa Sitampurung Melalui Pelayanan Lansia, Rumah Belajar Pojok Pintar Anak, Pelayanan Pemuda Pemudi Serta Pelayanan Gereja Di GPDI Filadelfia https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2057 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi sosial yang terjadi pada masyarakat Desa Sitampurung melalui serangkaian program pelayanan kontekstual yang diinisiasi oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Filadelfia. Program-program tersebut meliputi pelayanan lanjut usia (lansia), Rumah Belajar Pojok Pintar Anak, pergerakan pelayanan pemuda-pemudi, serta pelayanan gerejawi secara holistik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, pengurus gereja, dan warga desa, serta dokumentasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja tidak hanya berfungsi sebagai institusi ritus keagamaan, melainkan agen perubahan sosial (agent of change) yang adaptif. Transformasi sosial yang dihasilkan mencakup peningkatan kesejahteraan psikologis lansia, penguatan literasi dan karakter anak-anak, peningkatan kapasitas kepemimpinan dan moralitas generasi muda, serta terciptanya integrasi sosial dan gotong royong yang inklusif di tengah masyarakat desa. Pola pelayanan ini membuktikan bahwa sinergi antara nilai spiritual dan aksi sosial nyata mampu menggerakkan kemandirian serta rekonstruksi sosial masyarakat perdesaan secara berkelanjutan.</p> Lince Rauli Ture, Sofia Anggraini, Kristina Sinaga, Ester Gusseni Purba Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2057 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Program Minggu Ceria Terhadap Keaktifan Anak Sekolah Minggu Usia 10–12 Tahun dalam Mengikuti Ibadah di Huria Kristen Indonesia (HKI) Resort Hutasoit Pardomuan Desa Siborongborong I https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2074 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Program Minggu Ceria terhadap keaktifan anak usia 10–12 tahun dalam mengikuti ibadah Sekolah Minggu di HKI Resort Hutasoit Pardomuan Desa Siborongborong I. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya tingkat partisipasi anak dalam kegiatan ibadah sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan antusiasme, motivasi, dan keterlibatan spiritual anak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada anak Sekolah Minggu dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta statistik inferensial. Landasan teori penelitian mengacu pada pendidikan agama Kristen, perkembangan iman anak, dan pendekatan joyful learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Minggu Ceria memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keaktifan anak dalam mengikuti ibadah Sekolah Minggu. Kegiatan pembelajaran yang interaktif melalui permainan edukatif, pujian dan penyembahan, penyampaian cerita Alkitab, serta aktivitas kelompok mampu meningkatkan antusiasme, kehadiran, dan partisipasi aktif anak dalam ibadah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pembelajaran yang menyenangkan, partisipatif, dan berpusat pada anak berkontribusi dalam memperkuat pertumbuhan iman serta pembentukan karakter anak sebagai bagian dari pendidikan Kristen.</p> Clara Ruth Thya Simanjuntak, Rina Trisnawati Maharaj, Rachel Elisa Novriana Sitorus Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2074 Sun, 12 Jul 2026 00:00:00 +0700 Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Bimbingan Belajar Anak dan Penguatan Kepedulian Pendidikan di Kelurahan Pandan https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2090 <p>Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas individu maupun kelompok agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Salah satu bentuk pemberdayaan yang relevan adalah melalui program bimbingan belajar anak dan penguatan kepedulian pendidikan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan akademik anak, menumbuhkan motivasi belajar, serta membangun kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, mengenai pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta partisipasi langsung dalam pelaksanaan program. Informan penelitian meliputi aparat kelurahan, orang tua, anak-anak peserta bimbingan belajar, dan tim pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan belajar anak memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, menulis, berhitung, serta pemahaman materi pelajaran di sekolah. Selain itu, program ini mampu meningkatkan motivasi belajar, rasa percaya diri, kedisiplinan, dan semangat anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan. Penguatan kepedulian pendidikan melalui sosialisasi, pendampingan, serta keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih kondusif. Keberhasilan program didukung oleh kolaborasi antara pemerintah kelurahan, tenaga pendidik, mahasiswa, orang tua, dan masyarakat.</p> Dwi Herlinda Panjaitan, Nelli Mesrika Gultom, Regina BM. Nainggolan Copyright (c) 2026 DOULOS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journalpakiakntarutung.org/index.php/doulos/article/view/2090 Wed, 15 Jul 2026 00:00:00 +0700